
Ketika Seorang Ayah Pulang Demi Aqiqah Anaknya
Ada cerita yang sering tersembunyi di balik sebuah acara aqiqah—bukan hanya tentang kambing, paket masakan, atau hidangan.
Ada perjalanan. Ada doa. Ada air mata haru. Dan ada seorang ayah yang memendam rindu begitu lama, hingga akhirnya pulang untuk sebuah momen yang hanya terjadi sekali seumur hidup.
Inilah kisah seorang ayah perantau bernama Rafi, yang bekerja ribuan kilometer jauh dari Jogja.
Kisah ini bermula dari sebuah kabar sederhana: kelahiran putra pertamanya.
Kelahiran yang Tak Bisa Dihadiahi Pelukan
Rafi bekerja di sebuah perusahaan konstruksi di luar Jawa. Pekerjaan berat dengan jadwal yang padat membuatnya jarang pulang.
“Demi masa depan anakku,” begitu ia selalu meyakinkan istrinya.
Telepon itu berdering pukul 03.27 dini hari.
“Mas… aku sudah melahirkan… Alhamdulillah, anak kita laki-laki…”
Rafi memejamkan mata. Ada bahagia, ada syukur, tapi juga ada luka kecil di hatinya.
Ia ingin berada di sana. Ia ingin mendengar tangis pertama itu langsung, bukan lewat voice note.
Namun kerja adalah kerja, dan hidup tidak selalu menawarkan pilihan manis.
Hari-hari berikutnya, Rafi menjalani rutinitas seperti biasa, tetapi pikirannya melayang pada seorang bayi mungil yang belum pernah ia sentuh.
Dunia terus bergerak, tetapi di dadanya ada kerinduan yang berhenti di satu titik.
Tekad Pulang untuk Aqiqah
Dua minggu kemudian, istrinya mengirim pesan:
“Mas, kalau bisa pulang waktu aqiqahan ya. Walau cuma sehari.”
Aqiqah—sebuah ibadah yang dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran.
Sebuah momen yang hanya terjadi sekali.
Dan Rafi merasa: ia tidak boleh melewatkannya lagi.
Ia mulai menghitung jadwal cuti, mencari tiket, bahkan menjual satu-satunya jam tangan yang ia beli dari bonus lembur demi tiket pesawat pulang.
“Saya harus ada di sana,” katanya pada mandornya.
Mandornya menghela napas tapi akhirnya mengangguk.
“Pulanglah. Anak cuma lahir sekali.”
Itulah awal perjalanan Rafi pulang ke Jogja, menjalani misi sederhana:
menjadi ayah yang hadir.
Tiba di Rumah yang Sudah Berbeda
Rafi tiba menjelang subuh. Udara dingin menyambutnya di depan rumah.
Tetapi hangat begitu melihat sang istri membuka pintu dengan wajah lelah namun bahagia.
Lalu, ia melihat bayi itu.
Kecil. Tenang. Wangi. Menggemaskan.
Untuk pertama kali, tangan Rafi gemetar ketika menyentuh pipi mungil itu.
Air matanya jatuh tanpa ia sadari.
“Maaf ya, Nak… Ayah baru bisa pulang sekarang.”
Tak ada jawaban, tentu saja. Hanya hembusan napas kecil dan senyum samar bayi yang membuat hati Rafi luluh.
Persiapan Aqiqah yang Membawa Kedamaian
Keesokan harinya, mereka mulai mempersiapkan aqiqah.
Istrinya berkata:
“Mas, aku sudah cari-cari layanan yang amanah, masakannya enak, dan bisa diandalkan. Banyak tetangga merekomendasikan AFLAH.”
Rafi mengangguk. Ia membaca website Aqiqah Jogja dari AFLAH, dan merasakan sesuatu yang berbeda:
- Layanannya rapi dan profesional
- Menu masakan lengkap dan menggugah selera
- Testimoni pelanggan nyata dan penuh rasa syukur
- Penyembelihan sesuai syariah
- Proses dokumentasi jelas
- Ada pembagian box makan yang praktis
- Gratis ongkir, diantar sampai rumah
- Sesuai Sunnah
“Apa ini benar-benar semudah yang tertulis?” tanya Rafi.
Ternyata, ya. Bahkan lebih dari itu.
Ketika mereka menghubungi tim AFLAH, suara ramah di ujung telepon membuat mereka langsung merasa tenang.
“InsyaAllah, Pak, semuanya kami bantu. Tinggal pilih paket, jadwal, dan alamat. Kami yang siapkan semuanya.”
Rafi merasa seperti sedang memegang tangan seseorang yang memandu keluarganya dalam ibadah.
Hari Aqiqah – Ketika Rumah Dipenuhi Doa
Pagi itu, rumah Rafi penuh aroma masakan.
Dapur tidak sibuk, istrinya tidak kelelahan, dan Rafi bisa fokus menggendong putranya sembari menunggu prosesi.
Tim AFLAH datang tepat waktu. Membawa paket lengkap—box makanan, dokumentasi, dan semuanya terasa sangat profesional.
Proses penyembelihan berlangsung khidmat.
Ada doa, ada haru, ada rasa syukur yang membuncah.
Rafi melihat anaknya, lalu berbisik:
“Semoga hidupmu penuh berkah, Nak. Semoga aqiqah ini menjadi awal kebaikan.”
Selanjutnya, hidangan dari AFLAH dibagikan ke tetangga.
Semua memuji rasa masakannya.
Ada yang berkata:
“Ini bumbunya enak sekali, pesen di mana?”
“Wah, porsinya pas dan bersih.”
“Profesional banget, Mas. Mantap ini.”
Rafi dan istrinya saling menatap.
Ada haru, ada bangga, ada persen kecil rasa lega.
Mereka merasa telah melakukan pilihan yang tepat.
Obrolan dengan Mertua – “Aqiqah Itu Bukan tentang Kambing”
Sore itu, Rafi duduk bersama mertuanya di teras.
Angin berhembus pelan, suara anak-anak bermain terdengar dari kejauhan.
Mertuanya berkata:
“Aqiqah itu bukan sekadar menyembelih kambing. Ini tentang syukur. Tentang momen keluarga. Tentang doa-doa yang kita kirimkan untuk masa depan anak ini.”
Rafi mengangguk, menatap langit sore Jogja yang penuh kehangatan.
“Aku baru benar-benar merasakannya sekarang, Pak.”
Mertuanya tersenyum pelan.
“Kamu pulang untuk aqiqah. Itu saja sudah menunjukkan kamu ayah yang baik.”
Kalimat itu menancap dalam di hati Rafi.
Mengapa AFLAH Begitu Berkesan?
Setelah acara selesai, Rafi dan istrinya membahas pengalaman mereka.
“Kenapa banyak orang memilih AFLAH?” tanya istrinya sambil menidurkan sang bayi.
Rafi menjawab:
“Karena mereka bukan sekadar menyajikan makanan. Mereka membantu kita menjalankan ibadah.”
Dan itu benar.
Saat keluarga sedang sibuk mengurus bayi, AFLAH hadir memberikan ketenangan.
Mulai dari pemilihan kambing, prosesi, masakan, hingga distribusi paket—semua dilakukan dengan niat baik.
Bahkan, masakan yang disajikan terasa seperti masakan rumah, bukan sembarangan katering. Tidak heran banyak yang kemudian tertarik mencoba layanan lain seperti catering jogja dari grup usaha yang sama.
Malam Terakhir Sebelum Kembali Merantau
Malam itu, rumah sudah sepi. Aqiqah selesai dengan indah.
Bayinya tidur pulas, dan istrinya duduk bersandar di bahu Rafi.
“Mas puas?” tanya istrinya pelan.
Rafi menatap anaknya lama.
“Lebih dari puas. Aku pulang sebagai ayah yang tidak lagi ketinggalan momen besar.”
Istrinya meraih tangannya.
“Aflah bantu banyak ya?”
“Iya. Tanpa mereka, kita pasti sibuk sendiri.”
Ada kehangatan yang sulit digambarkan.
Rumah kecil itu penuh berkah setelah aqiqah.
Dan Rafi merasa: hidupnya berubah.
Besok ia harus kembali merantau.
Namun kali ini hatinya lebih tenang.
Karena ia telah ada di momen paling penting.
Karena aqiqah putranya berjalan sempurna.
Dan karena ia tahu sebuah layanan telah memudahkan keluarganya menjalankan sunnah dengan baik.
Pesan untuk Para Ayah Perantau
Kisah Rafi adalah kisah banyak ayah di luar sana.
Ayah yang bekerja jauh.
Ayah yang melewatkan banyak hal, tapi selalu merindukan rumah.
Ayah yang mungkin sering dianggap tidak hadir, padahal hatinya selalu di keluarga.
Untuk para ayah perantau:
Ketahuilah bahwa hadir bukan selalu soal jarak. Kadang hadir adalah soal pilihan.
Rafi memilih pulang.
Dan Allah memudahkan semuanya—termasuk lewat layanan aqiqah yang amanah seperti AFLAH.
Aqiqah yang Bukan Sekadar Seremonial
Aqiqah adalah ibadah.
Ia adalah bentuk syukur.
Ia adalah doa yang dilangitkan untuk masa depan anak.
Dan ketika sebuah layanan membantu keluarga melaksanakannya dengan tenang, rapi, dan profesional, itu bukan sekadar “jasa”—itu adalah bagian dari perjalanan spiritual keluarga.
Itulah mengapa semakin banyak keluarga di Jogja memilih Aqiqah Jogja dari AFLAH.
Karena mereka bukan hanya menjual paket aqiqah.
Mereka membantu keluarga mengukir momen yang kelak dikenang dengan air mata kebahagiaan.
Doa untuk Setiap Anak dan Keluarga
Di akhir cerita ini, mari kita panjatkan doa untuk setiap anak yang diaqiqahi:
“Semoga ia tumbuh menjadi anak yang saleh, membawa kedamaian, membuka pintu rezeki, dan menjadi cahaya bagi keluarganya.”
Dan semoga setiap ayah—perantau maupun tidak—bisa merasakan indahnya momen kebersamaan dalam ibadah.
Rafi menatap anaknya untuk terakhir kalinya sebelum kembali merantau.
Ia tersenyum.
“Ayah pulang hanya untuk kamu, Nak. Dan ayah akan selalu pulang.”
Aqiqah itu mungkin hanya sehari, tetapi maknanya bertahan seumur hidup.
pengelola
23 Des 2025
Di sebuah kampus tua di Yogyakarta, Adit dan Rina bertemu tanpa rencana besar. Adit sedang sibuk menggambar sketsa gedung di bangku belakang kelas, sementara Rina duduk di depan, mencatat dengan rapi. Bertahun-tahun kemudian, setelah lulus, bekerja, dan menabung pelan-pelan, mereka memutuskan menikah. Bukan karena tekanan usia atau keluarga, tapi karena sudah waktunya. Mereka ingin pernikahan …
pengelola
08 Des 2025
Mau nikah di Jogja itu impian banget, tapi kalau nggak dipersiapkan matang-matang, bisa-bisa malah jadi drama. Tenang, aku bantu urutin 7 hal paling krusial yang biasanya bikin calon pengantin baru sadar “aduh kok lupa ya”. Yuk simak biar pernikahanmu lancar, hemat tenaga, dan tetep romantis. 1. Tentuin Konsep Pernikahan dari Awal Sebelum apa-apa, duduk berdua …
pengelola
26 Jul 2020
Perasaan cinta merupakan suatu perasaan yang pasti pernah dirasakan oleh setiap manusia, karena ia adalah anugerah dari Allah SWT. Rasa cinta terhadap lawan jenis, pria cinta terhadap wanita, dan sebaliknya, merupakan fitrah yang Allah SWT sertakan dalam setiap diri manusia. Diciptakannya pria dan wanita serta fitrah Rasa cinta yang tumbuh dalam diri manusia ini tidak …
21 Jul 2024 240 views
Yogyakarta adalah kota yang kaya akan budaya dan sejarah di Indonesia. Ini menawarkan banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi saat liburan. Artikel ini akan membahas 50 tempat wisata terbaik di Yogyakarta. Anda akan menemukan berbagai pesona, dari tempat wisata populer hingga desa wisata dan destinasi baru yang sedang tren. Temukan informasi lengkap tentang apa …
26 Jul 2020 196 views
Bertujuan untuk turut serta memajukan industri fashion muslimah Indonesia dan mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia, Indonesian Fashion Chamber (IFC) bersama Dyandra Promosindo selaku Professional Exhibition Organizer (PEO) kembali menggelar perhelatan Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2019. Acara ini akan digelar pada 1-4 Mei 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Rangkaian acara …
26 Jul 2020 193 views
Perasaan cinta merupakan suatu perasaan yang pasti pernah dirasakan oleh setiap manusia, karena ia adalah anugerah dari Allah SWT. Rasa cinta terhadap lawan jenis, pria cinta terhadap wanita, dan sebaliknya, merupakan fitrah yang Allah SWT sertakan dalam setiap diri manusia. Diciptakannya pria dan wanita serta fitrah Rasa cinta yang tumbuh dalam diri manusia ini tidak …
09 Des 2025 45 views
Ada cerita yang sering tersembunyi di balik sebuah acara aqiqah—bukan hanya tentang kambing, paket masakan, atau hidangan. Ada perjalanan. Ada doa. Ada air mata haru. Dan ada seorang ayah yang memendam rindu begitu lama, hingga akhirnya pulang untuk sebuah momen yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Inilah kisah seorang ayah perantau bernama Rafi, yang bekerja …
08 Des 2025 31 views
Mau nikah di Jogja itu impian banget, tapi kalau nggak dipersiapkan matang-matang, bisa-bisa malah jadi drama. Tenang, aku bantu urutin 7 hal paling krusial yang biasanya bikin calon pengantin baru sadar “aduh kok lupa ya”. Yuk simak biar pernikahanmu lancar, hemat tenaga, dan tetep romantis. 1. Tentuin Konsep Pernikahan dari Awal Sebelum apa-apa, duduk berdua …
Comments are not available at the moment.